first_imgRhonda Burchmore. Sumber: Sydney Cabaret Festival Seorang penumpang asal Australia dikabarkan terpaksa diperlakukan layaknya seorang ‘penjahat’ oleh petugas kemanan di Bandara Dubbo, New South Wales manakala parfum Chanel yang dibawanya mengandung bahan yang memicu alat keamanan bandara berbunyi. Adalah seorang artis asal Australia, Rhonda Burchmore yang kedapatan membawa parfum kelas atas tersebut.Baca Juga: Jelang Pemeriksaan Keamanan di Bandara, Sebaiknya Tanggalkan Aksesoris Berikut Ini!Sebagaimana yang diwartakan KabarPenumpang.com dari laman thesun.co.uk (13/12), kejadian ini berawal ketika Rhonda hendak melewati bagian keamanan Bandara Dubbo. Pada kesempatan pertama, mesin berbunyi dan petugas masih meminta Rhonda untuk mengulang langkah pemeriksaan tersebut. Tercatat, Rhonda harus mengulang proses pemeriksaan itu sebanyak tiga kali sebelum pada akhirnya petugas keamanan menggeledah artis berusia 59 tahun tersebut. Dalam sebuah kesempatan, Rhonda sempat mengunggah cuitan yang berisi, “Saya digeledah sebanyak tiga kali oleh petugas Bandara Dubbo guna mencari apa yang membuat alarm keamanan berbunyi. Tindakan ini memakan waktu kurang lebih 30 menit …”Ternyata setelah dilakukan penggeledahan, adalah kandungan nitrat yang ada di parfum Chanel milik sang artis yang membuat alarm keamanan berbunyi.“Ketika saya melintasi mesin keamanan, alarm berbunyi dan saya terkikik,” kenang Rhonda.“Lalu pada kesempatan kedua, mesin masih saja berbunyi dan petugas keamanan mengatakan saya pasti membawa sesuatu (bahan berbahaya),” sambungnya.Ketika digeledah, petugas keamanan tidak menemukan bahan berbahaya apapun di barang bawaan Rhonda maupun di tubuhnya. Sampai pada satu titik, salah seorang petugas keamanan menanyakan kepada Rhonda apakah dirinya membawa parfum mahal?Baca Juga: Ben Gurion, Bandara Paling Aman dengan Standar Keamanan Tertinggi di DuniaMendapat pertanyaan seperti itu, Rhonda menjawab, “Ya, saya punya Chanel yang sudah saya pakai di tubuh saya dan sisanya ada di tas,”Sejak saat itulah, misteri bunyinya alarm alat keamanan yang ada di Bandara Dubbo terjawab sudah. Ternyata konsentrasi nitrat yang ada di dalam parfum Chanel yang menyebabkan alat tersebut terus berbunyi ketika Rhonda melintasi alat pemeriksa keamanan tersebut.Share this:Click to share on Twitter (Opens in new window)Click to share on Facebook (Opens in new window)Like this:Like Loading… RelatedSeorang Wanita Bawa Pisau dan Lolos dari Alat Pemindai, 3 Ribu Penumpang Tertahan di Bandara Auckland22/05/2018In “Bandara”Antisipasi Terorisme, Bandara-Bandara di Australia Dihimbau Perketat Keamanan18/08/2017In “Bandara”Perokok Tak Perlu Khawatir Korek Api yang Dibuang Ketika Naik Pesawat, Bandara ini Siap Ganti dengan yang Baru01/08/2020In “Hot News”last_img

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *